UPK-Luka Bakar didirikan denganĀ dana bantuan dariĀ  pemerintah DKI Jakarta sebagai respon atas musibah kebakaran kapal tanker di Tanjung Priok pada tahun 1978. Pada tahun 1996 SK Direktur RSUPNCM no. 046/TU.K/34/1/1996 diterbitkan sehingga Unit Luka Bakar diubah namanya menjadi Unit Pelayanan Khusus Luka Bakar (UPKLB) Prof. Dr. dr. Moenadjat Wiraatmadja.

Unit Pelayanan Khusus Luka Bakar adalah unit yang melayani pasien luka bakar dengan pendekatan tim interdisiplin (Divisi Bedah Plastik, Departemen Anastesiologi dan Perawatan Intensif, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Departemen Penyakit Dalam, Departemen Rehabilitasi Medik, Departemen Gizi Klinik, dan Departemen Kesehatan Jiwa). Fasilitas UPKLB yang ada pada saat ini yaitu unit ICU, unit HCU, kamar operasi, ruang konferensi dan skin bank (belum beroperasi).