Sistem Rekrutmen Staff Baru

Sistem penerimaan staf pendidik maupun staf administrasi dari suatu pusat pendidikan adalah bagian dari keseluruhan staf dari institusi induknya yaitu Fakultas Kedokteran atau Universitas Indonesia. Oleh karena itu kebijakan penerimaan staf tidak bisa dilepaskan dari kebijakan-kebijakan institusi induknya.

Yang paling mengetahui tentang kebutuhan staf adalah program studi Ilmu Bedah Plastik Rekosntruksi dan Estetik itu sendiri. Oleh karena itu penerimaan staf untuk program studi diawali dari program studi Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik FKUI/RSCM itu sendiri. Jalur penerimaan yang bisa digunakan melalui tiga jalur, yaitu jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ataupun dari Kementerian Kesehatan, jalur Pegawai Universitas Indonesia Badan Hukum Milik Negera (UI-BHMN), dan jalur pegawai non Pegawai Negeri Sipil RSCM. Saringan awal ada di Departemen Medik Ilmu Bedah yang kemudian diusulkan ke Dekan dan seterusnya atau ke Direktur RSUP Dr.Cipto Mangunkusumo dan mengacu pada Undang-undang Dasar Republik Indonesia tentang Guru dan Dosen. Demikian pula rekrutmen bagi staff administrasi.

Sistem Rekrutmen Staff Pengajar

Sistem rekrutmen staf pengajar untuk program studi terbagi atas dua alur. Seorang calon staf baru dapat diusulkan oleh staf pengajar yang ada atau seseorang yang mengajukan diri. Setelah surat lamaran diterima oleh Kepala Divisi Bedah Plastik Rrekonstruksi dan Estetik FKUI-RSCM, akan dilakukan Feedback 360 ° yang melibatkan staf pengajar, peserta didik, perawat, karyawan, serta civitas akademika program studi untuk memberikan tanggapan dan penilaian kinerja calon staf.

Hasil feedback tersebut diolah untuk mendapatkan kesimpulan tanggapan dalam bentuk global rating scale. Kemudian calon staf akan diwawancara oleh staf untuk mengetahui visi, misi, dan menilai apakah memiliki tujuan dan loyalitas yang sama dalam pengembangan program studi serta keilmuan bedah plastik rekonstruksi dan estetik. Keseluruhan hasil akan dibicarakan dalam rapat staf dan diputuskan untuk diterima atau ditolak, yang mana akan diberitahukan kepada calon staf ataf dalam bentuk surat.

Kemudian setelah diterima dalam rangkaian alur internal, maka calon staf akan melewati alur eksternal untuk mendapatkan status kepegawaian, yaitu jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ataupun dari Kementerian Kesehatan, jalur Pegawai Universitas Indonesia Badan Hukum Milik Negera (UI-BHMN), dan jalur pegawai non Pegawai Negeri Sipil RSCM dengan prosedur yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.

1.Alur Internal

–Diusulkan oleh Staf atau melamar ke Divisi Bedah Plastik

–Feedback 360 derajat:

  • Evaluasi kinerja dan tanggapan dari staf, peserta didik senior dan junior, perawat, karyawan

–Wawancara oleh Staf Bedah Plastik

–Rapat keputusan penerimaan calon staf

–Keluar surat tanda penerimaan/penolakan

2.Alur Eksternal

–Jalur pegawai RSCM:

  • Diajukan ke Departemen, lalu ke Direktur Medik
  • Kredensial oleh Direksi dan Dekan FKUI

–Jalur pegawai FKUI:

  • Diajukan ke Departemen, lalu ke Dekan FKUI