Kompetensi yang harus dicapai oleh spesialis Ilmu Bedah Plastik seperti yang ditetapkan oleh Kolegium Ilmu Bedah Indonesia yang tertuang dalam Buku Standar Pendidikan Profesi Dokter spesialis Ilmu Bedah Plastik tahun 2007.

Terdiri dari empat kategori :

  1. Kompetensi bedah dasar
  2. Kompetensi bedah plastik lanjut 1
  3. Kompetensi bedah plastik lanjut 2
  4. Kompetensi bedah plastik lanjut 3

Yang mencakup tiga aspek:

  1. Kompetensi kognitif
  2. Kompetensi afektif
  3. Kompetensi ketrampilan (prosedur) yang terbagi menjadi dua bagian besar:
    1. Bedah rekonstruksi
    2. Bedah estetik

Program Studi Pendidikan Kedokteran Profesi Dokter Spesialis Ilmu Bedah Plastik FKUI menetapkan delapan area kompetensi yang harus dikuasai peserta didik bagi mereka yang dinyatakan lulus pendidikan yakni:

  1. Komunikasi efektif dengan berbagai unsur yang terlibat termasuk pasien, keluarga, dan masyarakat.
  2. Keterampilan klinik evidence-based practice berdasarkan evidence-based medicine,

yang berlandaskan kemanusiaan.

  1. Penguasaan dan   penerapan   ilmu   kedokteran   terpadu   termasuk   ilmu   biologi molekuler, biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku, dan epidemiologi.
  2. Kemampuan manajerial  dalam  menjalin  kerjasama  dengan  berbagai  profesi  dan institusi untuk mengembangkan penanganan pasien secara terintegrasi.
  3. Memanfaatkan dan menilai secara klinis informasi kedokteran dan kesehatan dalam berbagai bentuk, dan aplikasinya.
  4. Melakukan penelitian secara mandiri maupun berkelompok dalam upaya pengembangan ilmu dengan pendekatan berbasis bukti.
  5. Senantiasa melaksanakan refleksi diri atas perkembangan pencapaian komptetensi, mawas diri, dan belajar sepanjang hayat.
  6. Menerapkan etika,  moral  dan  profesionalisme  dalam  praktik  kedokteran  sesuai dengan Undang-undang dan standar profesi yang berl

Pada awal pendidikan peserta program mempunyai kemampuan untuk anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, indentifikasi masalah, serta menegakkan diagnosis dan diagnosa banding. Akhirnya peserta program mempunyai kemampuan untuk manajemen komprehensif penderita seperti pemberian cairan, makanan, pengobatan dan rehabilitasi.

Kriteria Keberhasilan

  • Mampu mengidentifikasi masalah Ilmu bedah Plastik dari aspek ilmu dasar, klinik, dan komunitas
  • Mendapatkan data anamnesa yang benar serta mengsintesa masalah.
  • Mempunyai kemampuan menyusun manajemen yang rasional dan tepat.
  • Penerapan etika kedokteran pada setiap langkah penanganan pasien.
  • Mempunyai kemampuan menangani penderia-penderita kegawat daruratan.
  • Mampu menginterpretasi pemeriksaan penunjang (laboratorium dan radiologi).
  • Mampu menganalisa kasus yang terkait bidang lain seputar Ilmu Bedah Plastik.
  • Mampu menganalisa penyebab kematian penderita yang dirawat.
  • Mampu melakukan penelitian dasar, klinik dan komunitas.
  • Mampu bekerja sama dengan sejawat bidang lain untuk menyelesaikan masalah.
  • Mampu menyelesaikan pengelolaan sejumlah kasus yang telah ditentukan jumlahnya di rawat inap, rawat jalan, Instalasi Gawat Darurat sesuai dengan standar kompetensi.
  • Mampu melakukan rencana rehabilitasi pasien pasca perawatan.