VISI

Menyelenggarakan pendidikan dan pelayanan bedah plastik rekonstruksi dan estetik dengan memberikan pengalaman istimewa melalui Academic Health System.

MISI

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan terbaik bidang bedah plastik rekonstruksi dan estetik berbasis riset dalam lingkungan rumah sakit bertaraf internasional.
2. Melaksanakan penelitian bedah plastik rekonstruksi dan estetik bertaraf internasional, lintas disiplin untuk mengantisipasi masalah kesehatan di masa depan
3. Terwujudnya Academic Health System yang terintegrasi antara FKUI-RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dan rumah sakit pendidikan lainnya yang dapat memberikan pelayanan terbaik dan terjangkau oleh masyarakat.
4. Berperan aktif membantu pemerintah dalam bidang pendidikan dan pelayanan spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik.
5. Terwujudnya manajemen program studi yang profesional dan manajemen keuangan yang handal.

TUJUAN

Untuk menghasilkan dokter spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang bercirikan secara umum :
1. Menjadikan Tridharma Perguruan Tinggi sebagai jati diri dalam lingkungan program studi
2. Mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan ilmu kesehatan sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan Pancasila.
3. Memiliki pengetahuan yang luas, ketrampilan yang optimal, sikap dan etika yang baik sehingga sanggup menjadi insan kedokteran dan kesehatan yang dapat mengamalkan keilmuannya kepada masyarakat Indonesia.
4. Memiliki kemampuan untuk mengatur dan memotivasi diri dalam melaksanakan pendidikan sehingga tercapainya peningkatan keilmuan berkelanjutan.
5. Mampu bersikap sesuai tata nilai dan norma-norma yang berlaku dan memiliki etika yang baik dalam bertindak.

Tentang Bedah Plastik FKUI

Program studi Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia merupakan suatu program studi yang didirikan pada tahun 1989 dengan urat keputusan No. 107/DIKTI/Kep/1989 pada 1 Nopember 1989 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi: Sukadji Ranuwihardjo. Program studi ini merupakan program studi Ilmu Bedah Plastik pertama di Indonesia. Berdasarkan surat keputusan tersebut, maka tanggal 01 Januari 1990 program studi ini mulai menyelanggarakan kegiatan belajar mengajar yang terintergarsi dengan kegiatan pelayanan pada pasien.

Selama kurang lebih 27 tahun, program studi ilmu bedah plastik terus melakukan pengembangan dan perbaikan untuk kemajuan ilmu bedah plastik di Indonesia agar mampu memberikan kontribusi pada pendidikan tinggi Indonesia dan juga menghasilkan lulusan spesialis bedah plastik yang turut serta memberikan kontribusi pada dunia kedokteran nasional dan internasional.

Perubahan demi perubahan pada program ilmu bedah plastik tak lepas dari satu keinginan untuk pengembangan diri dan kemajuan yang sesuai dengan standa  pendidikan tinggi serta adanya usaha penegasan wilayah kerja dan kompetensi. Tanggal 18 Desember 2011 pada Kongres Luar Biasa yang diadakan oleh Kolegium Bedah Plastik Indonesia, ditetapkan bahwa nama program studi Ilmu Bedah Plastik menjadi Program studi Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik. Hal ini dirasa perlu untuk memperjelas dan menegaskan bidang yang sudah ditekuni selama ini.

Berita Terbaru

Berita dan informasi terkini dari Bedah Plastik FKUI

Congratulation for our Chiefs of Residents who have just passed national board exam this week and from now on will be recognized as: • dr. Sara Ester Triatmoko, SpBP-RE (1st highest score) • dr. Vania Aramita Sari, SpBP-RE (2nd highest score) • dr. Moch. Rachadian Ramadhan, SpBP-RE • dr. Putri Rezkini, SpBP-RE May the knowledge, skill, and expertise attained during the residency years of plastic surgery will help those in needs. Once again, congratulation and goodluck, as the journey has just begun :)

Congratulation for our Chiefs of Residents who have just passed national board exam this week and from now on will be recognized as: • dr. Sara Ester Triatmoko, SpBP-RE (1st highest score) • dr. Vania Aramita Sari, SpBP-RE (2nd highest score) • dr. Moch. Rachadian Ramadhan, SpBP-RE • dr. Putri Rezkini, SpBP-RE May the knowledge, skill, and expertise attained during the residency years of plastic surgery will help those in needs. Once again, congratulation and goodluck, as the journey has just begun :)

There are no time to rest for resident. Performing surgery on the weekdays, recreational running on the weekend. Great run here on @bintarojayahalfmarathon, nice view, great team support and the medal just look OK. Thanks to @fkuirunners For the special discount though

There are no time to rest for resident. Performing surgery on the weekdays, recreational running on the weekend. Great run here on @bintarojayahalfmarathon, nice view, great team support and the medal just look OK. Thanks to @fkuirunners For the special discount though.  #bintarohalfmarathon2018 #fkuirunners #ppdsgram #ppdsbedahplastik #fkuiplasticsurgery #runner

Unit Pelayanan Terpadu Luka Bakar (UPT LB) didirikan dengan dana bantuan dari pemerintah DKI Jakarta sebagai respon atas musibah kebakaran kapal tanker di Tanjung Priok pada tahun 1978. Unit ini diresmikan pada tahun 1996 sesuai dengan SK Direktur RSUPNCM no. 046/TU.K/34/1/1996. Kasus-kasus yang sampai di UPT LB RSCM adalah kasus-kasus dengan luka bakar luas dan/atau terlambat resusitasi sehingga penatalaksanaannya lebih sulit, membutuhkan resusitasi dan monitoring ketat. Selain itu, UPT LB RSCM juga menatalaksana pasien pasca-luka bakar dengan komplikasi jangka panjang, seperti skar hipertrofik dan kontraktur. Hal ini menyebabkan keterlibatan tim multidisiplin menjadi krusial. Tim interdisiplin yang terlibat dalam UPT LB terdiri dari Divisi Bedah Plastik, Departemen Anastesiologi dan Perawatan Intensif, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Departemen Penyakit Dalam, Departemen Rehabilitasi Medik, Departemen Gizi Klinik, dan Departemen Kesehatan Jiwa. Fasilitas UPT LB yang ada pada saat ini yaitu unit ICU, unit HCU, kamar operasi, ruang konferensi dan skin bank. Melalui inovasi yang berkesinambungan dan memberikan kontribusi layanan unggulan, UPT LB siap menyongsong dalam pelayanan di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo. Dirgahayu ke-99

Unit Pelayanan Terpadu Luka Bakar (UPT LB) didirikan dengan dana bantuan dari pemerintah DKI Jakarta sebagai respon atas musibah kebakaran kapal tanker di Tanjung Priok pada tahun 1978. Unit ini diresmikan pada tahun 1996 sesuai dengan SK Direktur RSUPNCM no. 046/TU.K/34/1/1996. Kasus-kasus yang sampai di UPT LB RSCM adalah kasus-kasus dengan luka bakar luas dan/atau terlambat resusitasi sehingga penatalaksanaannya lebih sulit, membutuhkan resusitasi dan monitoring ketat. Selain itu, UPT LB RSCM juga menatalaksana pasien pasca-luka bakar dengan komplikasi jangka panjang, seperti skar hipertrofik dan kontraktur. Hal ini menyebabkan keterlibatan tim multidisiplin menjadi krusial. Tim interdisiplin yang terlibat dalam UPT LB terdiri dari Divisi Bedah Plastik, Departemen Anastesiologi dan Perawatan Intensif, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Departemen Penyakit Dalam, Departemen Rehabilitasi Medik, Departemen Gizi Klinik, dan Departemen Kesehatan Jiwa. Fasilitas UPT LB yang ada pada saat ini yaitu unit ICU, unit HCU, kamar operasi, ruang konferensi dan skin bank. Melalui inovasi yang berkesinambungan dan memberikan kontribusi layanan unggulan, UPT LB siap menyongsong #energiperubahan dalam pelayanan di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo. Dirgahayu #RSCM ke-99 #RSCMenergiperubahan #RSCMHUT99

Hubungi Kami

Silakan menghubungi kami melalui form kontak yang tersedia, atau anda dapat menghubungi kami melalui:

Kantor Program Studi Bedah Plastik, Rekonstruksi dan Estetik FKUI-RSCM

Divisi Bedah Plastik, Departemen Bedah. Gedung A Medical Staff Building, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jalan Diponegoro no 71, Jakarta Pusat, Indonesia. 10430

Hubungi Kami Melalui Telepon

Sekretariat Program Studi Bedah Plastik FKUI:

Achmiati (+6221-3146938)

Wuri (+622139005556)
Senin - Jumat, 08:00 - 15:30

Kontak